Back to top

Alim yang Tidak Mencium Bau Surga

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah, usai menyebutkan hadis,

من طلب علما مما يبتغى به وجه الله، لا يطلبه إلا ليصيب به عرضا من الدنيا، لم يرح رائحة الجنة

“Barangsiapa menuntut ilmu yang seharusnya ia cari dengannya wajah Allah, namun ia mencarinya untuk mendapatkan bagian dari dunia, maka ia tidak akan mencium bau surga.” (HR Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Beliau berkata,

والمقصود أن هذا العالم لما لم يكن مقصوده إلا الدنيا بما علم من العلم وبما يعلمه، وذلك مما يبتغي به وجه الله، لم يكن له عند الله قيمة، ولم يكن للعلم في قلبه حلاوة، ولم يرتع في رياض الجنة في الدنيا، وهي مجالس الذكر، فلم يرح رائحة الجنة

Maksudnya, bahwa penyandang gelar alim, manakala tujuannya dalam ilmu yang dimiliki dan diajarkannya sekedar dunia -padahal seharusnya dari ilmu itu diharapkan wajah Allah-, maka:

– Di sisi Allah ia tidak berharga,
– Dalam hatinya ia tidak dapat merasakan lezatnya ilmu tersebut,
– Dirinya tidak sedang berada di taman surga yang ada di dunia, yaitu majlis-majlis dzikir.

Dengan itu, ia tidak mencium bau surga.

[Jaami` al Masaa`il, vol. 5, hal. 266-267]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Info Penerimaan Pesantren

  • Terbanyak Dibaca

  • Akhlak

  • Kisah

  • Tafsir

  • Tulisan Baru

  • Keluarga

  • Dakwah

  • Info