Back to top

Buah Istiqamah Di Dunia, Istiqamah di Atas Jembatan Neraka Jahannam

2015_4_4_14_1_9_73Orang yang diberi petunjuk kepada jalan yang Allah yang lurus, nanti di negeri akhirat akan diberi kemudahan melewati jembatan di atas neraka jahannam.

Di hari kiamat nanti, akan diletakkan sebuah jembatan diatas neraka jahanam yang ia lebih tajam dari pedang dan lebih tipis dari sehelai rambut.

Manusia akan disuruh untuk melewatinya dan keadaan mereka pun berbeda-beda dalam melewati, sesuai perbedaan mereka dalam amal dan keistiqamahan di dunia ini.

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Maka siapa yang berada diatas petunjuk jalan Allah yang lurus, yang diutus dengannya para rasul, diturunkan dengannya kitab-kitab, kelak pun di akhirat ia akan diberi petunjuk dalam melewati jembatan yang mengantarkan mereka ke surga, negeri abadi. Seukuran dengan keteguhan kaki seorang hamba dalam menjalani agama yang telah Allah letakkan bagi hamba-hamba-Nya di dunia ini, seperti itu pula keteguhan kakinya nanti diatas jembatan neraka jahannam. Seukuran dengan kesegaraannya dalam melaksanakan jalan agama ini, seperti itu pula perjalanannya di atas jembatan nanti.

Diantara mereka ada yang berjalan secepat kilat, diantara mereka ada yang berjalan secepat kedipan mata, ada yang seperti angin, seperti orang yang menaiki tunggangan, berlari, berjalan, merangkak, ada yang bergelantungan, dan ada yang terjungkal ke dalam api neraka.

Maka hendaknya seorang hamba melihat bagaimana kelak ia akan berjalan melewati jembatan itu dengan cara melihat bagaimana ia berjalan menetapi jalan agama ini. Persis tidak ada perbedaan, sebagai balasan yang sesuai.

“Tiadalah kamu dibalasi, melainkan (setimpal) dengan apa yang dahulu kamu kerjakan.” (QS. An Naml: 90)

Hendaknya ia perhatikan syubuhat dan syahawat yang merintanginya dari perjalanan ia di atas jalan agama yang lurus ini. Ia adalah seperti besi-besi pengkail yang ada di samping kiri dan kanan jembatan nanti yang menyambar-nyambar, menghalanginya saat berjalan diatasnya. Jika syubuhat dan syahawat tersebut begitu banyak dan kuat di dunia ini, besi-besi pengkail itu pun nanti demikian.

“Dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu Menganiaya hamba-hambaNya.” (QS. Fushshilat: 46)” [Madariju As Salikin: 1/10]

Siapa saja yang di kehidupan dunia ini tersambar oleh syubuhat dan syahawat sehingga menyimpang dari jalan yang lurus, maka kelak di akhirat ia pun akan tersambar oleh besi-besi pengkail yang berada di kedua sisi jembatan sebagaimana ia tersambar syubuhat dan syahawat di dunia. Imam Ibnul Qayyim juga memiliki penjelasan seperti ini dalam kitab yang Al Jawabu Al Kafi.

[‘Asyru Qawa’id Fi Al Istiqamah, hal. 32]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Info Penerimaan Pesantren

  • Terbanyak Dibaca

  • Akhlak

  • Kisah

  • Tafsir

  • Tulisan Baru

  • Keluarga

  • Dakwah

  • Info