Back to top

Ilmu dan Eksistensi Ummat

books-1Imam Bukhari meriwayatkan dalam Kitab Shahihnya, dari Humaid bin Abdurrahman berkata, aku mendengar Muawiyah berkata dalam khotbah, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaih wa sallam berkata, “Siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, Dia akan menjadikannya faham tentang agama. Aku hanyalah pembagi, dan Allah adalah pemberi. Umat ini akan terus tegak diatas perintah Allah. Tidak memadaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka sampai datang urusan Allah.”

Al Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata,

“Hadis ini mengandung tiga permasalahan:

Pertama: Keutamaan mendalami agama.

Kedua: Pemberi itu sejatinya adalah Allah.

Ketiga: Sebagian ummat ini akan terus berada diatas kebenaran.” (Al Fath: 1/198)

Seperti yang juga dijelaskan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah, masing-masing permasalahan ini saling berkaitan.

Kebaikan akan didapatkan oleh orang yang mendalami agama. Kata “Khairan” dalam hadis ini disebut secara nakirah (tidak menunjuk entitas tertentu). Artinya, terkandung di dalamnya segala kebaikan. Dari yang kecil sampai yang besar. Dari yang sedikit sampai yang banyak. Dari kebaikan dunia sampai akhirat. Dari kebaikan diri, keluarga dan masyarakat. Kata nakirah juga dapat bermakna pengagungan. Menunjukkan bahwa kebaikan yang akan Allah berikan kepada orang yang memahami agama adalah kebaikan yang besar.

Ibnu Hajar juga berkata, “Mafhum hadis ini menjelaskan, bahwa orang yang tidak memahami agama, maksudnya adalah kaidah-kaidah Islam dan cabang-cabang yang berkaitan dengannya, berarti ia telah dijauhkan dari kebaikan. Abu Ya’la telah meriwayatkan hadis Muawiyah ini dengan redaksi lain yang dhaif, dengan tambahan, “Siapa yang tidak mendalami agama, Allah tidak peduli kepadanya.” Maknanya shahih (kendati dhahif secara riwayat –pent).”

“Pada hadis ini juga terdapat penjelasan tentang utamanya para ulama diatas seluruh manusia, dan utamanya mendalami ilmu agama diatas seluruh ilmu.”

Sekalipun ilmu ini harus diraih dengan upaya, bahkan kerja keras, pemberi ilmu itu sejatinya adalah Allah. Allah yang mengaruniakannya kepada siapa saja yang Allah kehendaki. Allah yang membukakan bagi sebagian hamba-hamba-Nya ilmu pengetahuan itu. Oleh karenanya, kita diperintah untuk selalu berdoa meminta ilmu kepada Allah. Allah berfirman,

“Katakanlah, “Wahai Rabb, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaha: 114)

Setiap hari, selesai shalat subuh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.” (HR Ahmad)

Kemudian, orang-orang yang Allah berikan ilmu sehingga mereka selalu berada diatas kebenaran itu akan tetap ada sampai Allah mendatangkan keputusannya. Maksud Ummat dalam hadis itu adalah sebagian Ummat sebagaimana diterangkan oleh Ibnu Hajar rahimahullah.

Ibnu Hajar rahimahullah juga menjelaskan, “Bahwa orang-orang yang dicurahkan kepada mereka ilmu tersebut akan senantiasa ada sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Imam Bukhari telah memastikan bahwa yang dimaksud Ummat dalam hadis itu adalah ahlul ilmi bil atsar, yaitu orang-orang yang mengerti hadis-hadis peninggalan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Imam Ahmad mengatakan, “Jika mereka bukan ahli hadis, aku tidak tahu siapa lagi mereka itu.” Al Qadhi Iyadh mengatakan, “Yang dimaksud oleh Imam Ahmad adalah ahli sunnah dan orang-orang yang meyakini madzhab ahli hadis.

Sementara Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Hadis ini juga dapat mengandung makna bahwa kelompok ini adalah suatu firqah (golongan) dari berbagai kalangan dari orang-orang beriman yang menegakkan agama Allah ta’ala baik ia mujahid, ahli fiqih, ahli hadis, orang yang zuhud, yang beramar makruf nahi munkar atau yang lainnya yang melakukan macam-macam kebaikan. Tidak mesti mereka berkumpul dalam satu tempat, akan tetapi mereka bisa saja berpencar-pencar.” (Al Fath: 1/198)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Info Penerimaan Pesantren

  • Terbanyak Dibaca

  • Akhlak

  • Kisah

  • Tafsir

  • Tulisan Baru

  • Keluarga

  • Dakwah

  • Info